This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Hantu. Show all posts
Showing posts with label Hantu. Show all posts

Saturday, 28 March 2015

Potong Kuku di Malam Hari Menyebabkan Kematian?



Yeah, cuma gara-gara motong kuku saat malam, kamu bisa mati konyol. Jepang, walo dikenal dengan negara dengan sumber teknologi yang telah maju, tapi ternyata masih percaya dengan yang namanya takhayul. Salah satu takhayul yang paling umum, dan mungkin paling nggak masuk akal, adalah “Jangan gunting kuku saat malam (yonaka ni tsume wo kitte ha ikenai)”.

Kenapa? Karena katanya, kamu nggak bakal bersama orang tua mu ketika mereka mati (oya no shinime ni aenai) Tapi jangan khawatir. Ada penjelasan logis dan penjelasan nggak logis dibalik takhayul ini.
 
Jadi, apa hubungannya kuku kaki dengan kematian orang tuamu? Gampang aja sih. Artikan aja takhayul ini sebagai: Menggunting kuku saat malam akan berakibat kematian dini. Nah, karena kamu udah mati, kamu nggak bakal bisa melihat orang tuamu mati.
 
Lha tapi gimana kok gunting kuku saat malam malah menyebabkan kematianmu?


Teori 1: Karena kamu secara nggak sengaja menyebabkan kematianmu sendiri. 


Di jaman teknologi serba canggih sekarang ini, kita punya satu alat yang namanya guntung kuku, bahkan yang elektrik.

Itu kan sekarang.

Tapi di jaman Edo dulu (1603-1868), mereka nggak punya alat kayak gini. Jadi kalo kuku mereka mulai panjang, mereka menggunakan pisau (kayak gambar di atas), atau benda tajam lain.

Karena harus kerja di lapangan sepanjang hari, mereka nggak punya waktu buat gunting kuku saat malam, jadi mereka memotong kuku mereka hanya bermodalkan cahaya api atau bulan saat malam. Bayangin aja, pisau tajam plus kegelapan berakhir jadi sebuah bencana, apalagi waktu itu penanganan keselematan masih nggak secanggih sekarang.

Luka berubah jadi infeksi. Dan itulah kematian paling konyol jaman Edo: mati karena memotong kuku. Kesimpulannya, kalo kamu memotong kukumu dalam gelap dengan pisau, kamu bisa mati. Karena udah mati, berarti kamu nggak bisa melihat pemakaman orang tuamu ketika mereka mati di masa depan. 

 Teori 2: Kamu bakal memperpendek hidupmu


Teori ini cukup mengerikan, tapi lebih banyak takhayulnya.
Pertama, kita akan bermain-main sebentar dengan karakter kanji. Kita kan lagi bahas masalah memotong kuku saat malam, atau kalo menurut orang Jepang, bisa disingkat jadi “kuku malam”  (yo-tsume).

Pengucapan ini mirip dengan pengucapan  (yo wo tsumeru) atau (yo-tsume) untuk singkatannya. Disini artinya “untuk memperpendek”. Jadi dengan memotong kukumu saat malam, kamu memperpendek umurmu sendiri, karena itu kamu mungkin bakal mati sebelum orang tuamu.

“Memperpendek umur” lainnya adalah, saat kamu memotong kuku saat malam, kamu bakal manggil “kematian” itu sendiri. Dulu, kalo kamu memotong kukumu saat malam, mungkin kamu melakukannya di samping api. Jadi, potongan kukumu bisa masuk ke dalam kobaran api. Bau dari kuku yang terbakar itu nggak sama kayak bau kremasi. Jadi secara nggak langsung kamu mengirim pesan ke “kematian” kalo kamu mengundang mereka untuk mengambil jiwamu sedikit, atau seluruhnya.

Teori 3: Kamu bakal memancing amarah arwah


Pertama, penting buat kamu untuk percaya dulu kalo batas antara dunia fisik dan dunia spiritual itu cuma setipis kertas saat malam (terutama jam 3 pagi). Jadi setelah kegelapan datang, besar kemungkinan arwah-arwah akan berkeliaran.

Beberapa orang percaya kalo bagian jiwamu itu berada di kukumu. Jadi waktu kamu memotongnya, kamu bakal melepas sebagian rohmu yang sekarang merasa ditolak dan marah ke dunia malam yang penuh roh. Kalo kamu membuat jiwamu sendiri marah, dia bakal manggil roh jahat lain untuk bikin masalah denganmu, yang bakal berakibat kematianmu.

Penjelasan lainnya, tapi lebih nggak serem, adalah karena banyaknya arwah yang berkeliaran saat malam, memotong kukumu dan melepaskan rohmu yang sedih ke dunia akan membuat suasana melankolis malam akan terasa lebih suram.

Teori 4: Tubuhmu bakal dirasuki roh jahat.



Teori terakhir ini juga berhubungan dengan hal gaib. Tapi kali ini pelaku utamanya adalah si pisau. Beberapa orang percaya kalo alat pemotong punya kekuatan spiritual yang dapat melindungimu dari roh jahat, kecuali kamu menggunakannya untuk memotong kukumu. Dengan memotong kukumu dengan belati, berarti kamu membuka sebuah ruang dalam tubuhmu, sehingga roh jahat bisa masuk ke dalam tubuhmu. Tahu kan apa yang akan terjadi kalo kamu kerasukan?

Kalo menurut 4 teori ini, saya paling percaya dengan teori 1. Paling logis sih. Dan kayaknya emang dari sanalah takhayul ini berasal.

Tapi bagi orang Jepang yang nuansa tradisional nya sangat kental, orang Jepang juga masih percaya dengan 3 teori lainnya.

Tapi ada juga yang nggak percaya dengan takhayul ini. Mereka tetap memotong kuku mereka saat malam, karena saat berendam malam hari akan membuat kukumu jadi lunak sehingga jadi lebih mudah untuk dipotong.

Jadi kamu percaya Takhayul kayak gini..?? Beri komentar dan bagikan ya!

sumber :  hello-pet.com


Jadi, apa kamu percaya sama takhayul kayak gini? Beri komentar dan bagikan ya! - See more at: http://hello-pet.com/quiz?id=25301#sthash.WhglLkmK.dpuf

Saturday, 14 March 2015

Di Jepang, lokasi pembantaian malah jadi spot untuk nyatakan cinta



Lokasi pembantaian biasanya dipandang sebagai tempat yang menakutkan, bahkan dikelilingi kisah horor yang begitu populer di kalangan masyarakat hingga menjadi urban legend. Tetapi lokasi pembantaian yang satu ini malah dijadikan lokasi favorit bagi para remaja untuk menyatakan cinta kepada pujaan hati. Di mana letak lokasi peristiwa berdarah yang kini menjadi tempat romantis tersebut?

Dilaporkan situs Rocketnews24, tempat itu berada di Tokyo, di persimpangan antara stasiun NHK, kantor pajak Shibuya, dan Amway Japan.

Lokasi yang ditandai sebuah tugu peringatan tersebut merupakan saksi bisu bagi Insiden 2-26, upaya pemberontakan yang dilancarkan untuk menggulingkan perdana menteri dan militer Jepang. Pelakunya adalah sekelompok militan muda yang menyebut diri sendiri Gigun atau ‘pasukan adil’.

Pada masa itu, militer Jepang terbagi menjadi dua kelompok. Tentara lulusan sekolah militer dan para perwira yang berasal dari universitas militer. Kelompok Gigun yang terdiri dari para tentara lulusan sekolah militer biasa merasa Jepang berada di tangan yang salah, karena dikuasai kelompok elit dan pemerintahan korup. Karena itulah mereka ingin mengembalikan pemerintahan ke jalur yang benar.

Pada tanggal yang sudah ditentukan, sekelompok Gigun yang terdiri dari 1.500 tentara mencoba menghabisi pejabat-pejabat penting dalam pemerintahan, termasuk perdana menteri Okada. Selain itu mereka juga berencana untuk menghancurkan pos-pos penting seperti markas kepolisian Tokyo dan kantor berita Asahi Shimbun.








Kudeta itu pada akhirnya harus gagal. Namun sejumlah tentara dari pihak militer maupun pemberontak terlanjur meregang nyawa dalam baku tembak berdarah. Setelah operasi pembersihan oleh militer Jepang yang berlangsung selama empat hari, Gigun menyerah dan sejumlah otak di balik pemberontakan tersebut ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan regu tembak.

Sejak itu, lokasi Insiden 2-26 dikenal sebagai tempat terjadinya peristiwa berdarah. Penduduk setempat bahkan meyakini kalau tempat itu berhantu. Beberapa di antaranya mengaku pernah mendengar derap langkah sepatu bot tentara di tengah malam.



Tetapi, dalam beberapa dekade lokasi tersebut justru berkembang menjadi tempat yang bisa mendatangkan berkah bagi pasangan. Para remaja putri percaya kalau arwah para tentara yang menghantui tempat itu akan memberkahi pasangan muda yang mengikrarkan cinta di sana.

Pasalnya para pemberontak yang tewas itu kebanyakan prajurit muda yang belum sempat merasakan indahnya cinta. Selain itu, 2-2-6, tanggal terjadinya pemberontakan dalam bahasa Jepang dieja ‘fu-fu-roku‘, mirip dengan bunyi kata ‘fufu rokku‘ yang berarti ‘ikatan pasangan’ atau ‘pernikahan’. Percayakah Anda?

sumber : Merdeka.com

Thursday, 26 September 2013

Hantu Teke Teke

Tek Tek atau Teke-Teke adalah sebuah cerita tentang seorang gadis muda yang terjatuh di atas rel kereta api kemudian badannya terbelah dua karena terlindas oleh kereta api yang berlaju kencang. Hantu ini mempunyai keinginan balas dendam yang sangat besar, dia selalu membawa sabit besar yang tajam dan ia berjalan dengan kedua lengannya sambil menyeret badan bagian atas, jika ia mengejar korbannya ia berlari dengan sangat cepat menggunakan sikunya. Setiap kali dia bergerak dia mengeluarkan suara "teke-teke-teke". Banyak yang menganggap hantu teke teke adalah Kashima Reiko yang mencari kakinya. Ada sebuah kisah tentang teke-teke yg cukup populer di kalangan anak sekolah di Jepang. Ada seorang anak muda yang meninggalkan sekolah. Lalu ia mendengar suara di belakangnya. Ketika dia melihat ke belakang, ia melihat seorang gadis cantik duduk di jendela. Gadis itu memiliki tangan ditaruh di atas ambang jendela dan hanya menatap dia. Dia bertanya-tanya mengapa ia ada di sana, "karena semua anak sekolah". Ketika dia melihat kembali, gadis itu tersenyum dan memeluk dirinya sendiri sehingga ia memegang siku. Lalu tiba-tiba, ia melompat keluar jendela dan mendarat di tanah di luar. Anak itu menyadari dengan ngeri, bahwa dia kehilangan bagian bawah tubuhnya. Ia berjalan ke arahnya, mencakar di tanah dan berjalan pada siku membuat suara tek-tek-tek-tek-tek. Anak itu penuh dengan teror dan jijik. Dia berusaha lari, tapi ia membeku di tempatnya. 


Dalam hitungan detik, dia ada di dekatnya dan hantu teke-teke mengeluarkan sabit dan melukai dia, membuatnya menjadi satu sendiri. Teke-teke juga dikenal sebagai "bata-bata" atau "Gadis yang berlari dengan sikunya."Anak-anak paling sering menceritakan kisah ini, mereka memperingatkan satu sama lain tentang Teke-Teke. Mereka mengatakan dia mengeluarkan sabit yang tajam ketika ia melihatmu, dan dia akan memotongmu menjadi dua bagian. Sekarang kebanyakan anak-anak di Jepang bergegas pulang sebelum senja hari karena mereka takut untuk bertemu dengan teke-teke. History Kashima(nama singkat) nama panjangnya ialah Kashima Reiko San adalah sebuah kisah urban legend yang sangat terkenal di Jepang tentang hantu seorang wanita tanpa kaki yang menghantui di kamar mandi. Kashima Reiko San adalah hantu seorang wanita yang tinggal di kota Hokkaido, di Jepang. Konon suatu malam, wanita ini diserang oleh sekelompok orang yang tidak di kenal di jalan, mereka menyiksanya sampai ia sekarat kemudian mereka meninggalkanya sendirian di jalan raya. 

Dia mencoba untuk meminta bantuan tetapi tidak ada yang mendengarnya. Dia mencoba untuk menemukan seseorang untuk membantunya, namun ia tidak menemukan seorangpun yang dapat menolongnya, tetapi saat ia masih dalam keadaan sadar, tanpa menyerah ia mulai merangkak dan melintas ke sebuah rel kereta api, tiba-tiba saja tubuhnya pun tak berdaya dan ia langsung tak sadarkan diri di rel kereta. Namun saat ia pingsan, sebuah kereta datang melaju sangat cepat dan wanita itu langsung tertabrak kereta, ia pun langsung tewas di tempat, kereta ini menabrak tubuhnya hingga menjadi dua bagian. Tubuhnya terpotong menjadi dua di bagian pinggang. Sejak kematianya itu, arwahnya menjadi penasaran dan menyimpan rasa dendam. Konon Kashima Reiko San telah berkeliling dunia untuk mencari bagian kakinya yang hilang. 

Hantunya dapat di temukan terutama di dalam kamar mandi. Ketika kalian masuk ke dalam kamar mandi dan sedang bernasib sial maka kalian akan menemukannya di kamar mandi, ketika ia muncul di kamar mandi, ia akan mengajukan sebuah pertanyaan pada kalian. Dan jika kalian tidak dapat menjawab pertanyaan yang ia ajukan atau jawaban salah, maka ia akan mengambil kedua kaki kalian. Jika dia bertanya pada kalian, "Di manakah kedua kakiku?" Jawabannya adalah, "Kakimu berada di sebuah rel kereta di Meishin!" Setelah itu dia akan bertanya lagi, "Siapakah yang memberitahumu bahwa kakiku berada disana?" dan kalian harus menjawab, "Kashima Reiko San lah yang telah memberitahu di mana kakimu berada!" Kadang-kadang ia akan bertanya dengan sebuah pertanyaan yang menjebak, contohnya seperti ini, "Apakah kalian tahu siapakah namaku?" Dan kalian jangan berkata, "Kashima!" Sebaiknya jika kalian menyebut namanya maka ia akan membunuh kalian saat itu juga. Jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan ini ialah, "Topeng iblis kematian!" karena singkatan dari nama Ka-Shi-Ma adalah Ka = Kamen(Topeng), Shi = Shini(orang yang sudah mati), Ma = Ma(Setan).

Konon, setelah kalian membaca kisah dari Kashima Reiko San ini, maka ia akan muncul pada kalian dalam waktu satu bulan.
jadi Bersiap-siaplah


sumber :

Kuchisake-Onna


Menurut legenda Kuchisake Onna adalah seorang wanita yang hidup di jepang pada zaman Heian. Menurut kabarnya ia adalah istri atau selir dari samurai, namun ia dikenal karena kesombongannya. Akhirnya diketahui ia sering berselingkuh di belakang suaminya. Karena luapan amarah suami yang cemburu tersebut menyerang dan membelah mulutnya dari telinga ke telinga. Suaminya mengatakan bahwa ia kini tak cantik lagi. 

Hal yang menakutkan adalah Kuchisake Onna menutupi mulutnya yang telah robek itu dengan masker operasi dan ia juga sering menghantui kota di tengah malam. Dikisahkan bahwa apabila ia bertemu orang di jalan terutama anak-anak atau pria muda ia akan menanyaakan apakah dirinya cantik. Jika orang yang ditanya olehnya menjawab “ya” maka ia akan membuka maskernya tersebut dan bertanya lagi apakah ia masih cantik. Tentunya korban akan sangat terkejut dan menjawab tidak. Setelah itu ia akan membunuh korbannya dengan gunting, golok, sabit atau senjata tajam lainnya. Seperti kisah yang beredar, apabila korban menjawab bahwa ia tetap cantik, ia akan gembira dan membebaskannya. Namun informasi lain beredar bahwa ia tetap akan mengikuti korban dan membunuhnya saat korban berada di depan pintu rumah. 


Tak hanya lelaki, ia juga mengambil korban wanita. Jika korbannya wanita maka ia akan merobek mulutnya dan jika anak-anak maka ia akan memakannya. Kisah lain yg beredar, jika calon korbannya wanita, ketika dia menanyakan apakah dirinya cantik, jika jawabannya "tidak" maka dia akan membunuh korbannya, jika jawabannya "ya" maka dia akan berkata "aku akan membuatmu secantik diriku" lalu merobek mulut korbannya dari telinga sampai telinga.

Rata-rata korban yang selamat memberikan jawaban yang membingungkan seperti “begitulah” sehingga ia perlu waktu untuk mencernanya dan saat itulah korban bisa kabur. Cara lain untuk selamat dari hantu yang amat mengerikan adalah dengan memberikannya permen keras berwarna kuning tua yang amat ia sukai namun tak bisa ia makan karena teringat dengan penderitaannya.

Terror dari wanita bermulut robek ini mulai menghantui jepang pada musim semi dan musim panas tahun 1979, ketika rumor ini menyebar tentang gadis bermulu robek yang mengenakan masker berburu anak-anak, kisah itu menyebar dengan cepat bagikan api yang melahap suatu benda, bahkan pilisi sekitar pun meningkatkan keamanan, dan pihak sekolah menyuruh siswanya pulang berkelompok.

Pada tahun 2004 korea selatan terganggu dengan adanya laporan tentang wanita memakai masker bermantel merah mengejar anak-anak.

Pada tahun 2007, pihak koroner menemukan beberapa catatan lama dari akhir 1970-an tentang seorang wanita yang sedang mengejar anak-anak kecil, tapi ditabrak mobil, dan meninggal tak lama setelah itu. Mulutnya robek dari telinga ke telinga.

sumber: