This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Obat. Show all posts
Showing posts with label Obat. Show all posts

Friday, 3 April 2015

Vitamin D Berpotensi Hambat Kanker Prostat

Vitamin D lebih dikenal sebagai vitamin penguat tulang dan gigi. Padahal, manfaat vitamin ini sangat beragam, termasuk untuk memperlambat kanker prostat.


Sebuah penelitian kecil menunjukkan bahwa suplemen vitamin D kemungkinan dapat memperlambat atau mencegah tahap awal perkembangan kanker prostat.

"Vitamin D mengurangi peradangan pada jaringan, karena peradangan atau inflamasi merupakan pemicu kanker," ujar pemimpin penelitian sekaligus profesor pediatri, biokimia, dan biologi molekul di Medical University of South Caroline Charleston, Bruce Hollis.

Untuk studi ini, para peneliti memberi 4.000 IU vitamin D atau plasebo tak aktif harian pada 37 pria secara acak yang akan menjalani operasi pengangkatan prostat. Suplementasi itu dilakukan selama 60 hari sebelum operasi.

Ketika kelenjar prostat diperiksa setelah operasi yang dijalani, para peneliti menemukan bahwa pria yang menerima vitamin D memiliki peningkatan pada tumor prostat mereka. Sementara itu, tumor pada kelompok plasebo tetap sama atau malah memburuk.

"Lebih dari 60 persen yang menerima suplemen vitamin, vitamin D ini sebenarnya membuat kanker mereka lebih baik," kata Hollis.

Hollis melaporkan bahwa dalam beberapa kasus tumor mengecil dan lainnya menghilang. Namun, penelitian ini masih kecil dan hasil dari studi lebih besar tidak diprediksi dalam beberapa tahun.

Dokter sering merekomendasikan masa 'tunggu dan lihat' pada pria yang memiliki tumor prostat tahap awal atau tidak ganas. Akan tetapi banyak pasien dan keluarganya tidak nyaman menunggu lalu memilih untuk operasi sebelum semakin membutuhkan perawatan medis.

Temuan ini menyarankan konsumsi vitamin D  untuk membantu mengurangi kebutuhan perawatan bersifat radiasi.

Di sisi lain, kepala onkologi radiasi di Brigham and Women's Hospital Boston, Anthony D'Amico mengatakan bahwa penelitian ini terlalu kecil untuk mencapai kesimpulan definitif tentang manfaat vitamin D dalam melawan kanker prostat.

"Terlalu dini bila langsung membuat kesimpulan," katanya. D'Amico menambahkan, hasilnya juga masih perlu diuji ulang kepada pasien yang lebih banyak.

Hasil penelitian ini dijadwalkan untuk presentasi pada pertemuan tahunan American Chemical Society di Denver, AS. Data dan kesimpulan akan disajikan dalam pertemuan sampai akhirnya dipublikasikan dalam jurnal medis

sumber : health.kompas.com

Tuesday, 10 March 2015

Apa itu Zinc ? Apa Manfaatnya ??

Zinc atau Seng (Zn) merupakan logam transisi yang termasuk kelompok 12 dalam tabel periodik. Sebagai "unsur jejak penting" , zinc memiliki makna biologis yang substansial bagi tanaman dan hewan.\
 
 
Zinc bertanggung jawab bagi sejumlah fungsi yang berbeda dalam tubuh manusia dan membantu merangsang aktivitas kurang lebih 100 enzim yang berbeda.
Hanya dengan mengonsumsi asupan yang sangat kecil dari Zinc dapat memberikan manfaat yang besar bagi tubuh. Saat ini, Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk Zinc adalah: 9-12 mg / hari untuk wanita dan 12-17 mg / hari untuk pria (tergantung kelompok umur).

Seseorang akan lebih rentan terhadap penyakit jika memiliki kadar zinc yang rendah dalam tubuhnya. Bahkan, kekurangan zinc bertanggung jawab atas lebih dari 800.000 kematian anak di dunia setiap tahunnya.
Unsur ini secara alami ditemukan dalam sejumlah makanan, tetapi juga tersedia dalam bentuk suplemen makanan.

Mengapa Zinc penting? Apa Fungsinya?

Zinc penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat, baik dalam proses sintesis DNA, ataupun dalam meningkatkan pertumbuhan sehat selama masa kanak-kanak, dan juga penyembuhan luka.
Berikut ini adalah manfaat utama dari Zinc:

Mengatur fungsi kekebalan tubuh

Tubuh membutuhkan zinc untuk mengaktifkan limfosit T (sel T). Sel T membantu melindungi tubuh dengan dua cara:
  • Mengendalikan dan mengatur respon imun
  • Menyerang sel yang terinfeksi atau kanker

Defisiensi Zinc yang parah dapat merusak fungsi sistem kekebalan tubuh. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, "orang dengan defisiensi zinc mengalami peningkatan kerentanan terhadap berbagai patogen".

Mengobati Diare

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa diare merupakan "pembunuh 1,6 juta anak di bawah 5 setiap tahun." Sebuah studi PLoS Medicine, yang "mengikuti kampanye nasional kesehatan masyarakat untuk meningkatkan penggunaan zinc pada diare anak di Bangladesh", menegaskan bahwa pemberian tablet zinc selama 10 hari adalah efektif untuk mengobati diare dan juga membantu mencegah serangan infeksi diare dimasa depan.

Mempengaruhi Proses Belajar dan Memori

Penelitian yang dilakukan di University of Toronto dan diterbitkan dalam jurnal Neuron mengungkapkan bahwa zinc memiliki peran penting dalam mengatur bagaimana neuron berkomunikasi satu sama lain, yang mempengaruhi bagaimana ingatan terbentuk dan bagaimana kita belajar.

Mengobati pilek

Tablet hisap Zinc diketahui dapat mempersingkat durasi episode flu biasa hingga 40% dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Open Respiratory Medicine Journal.
Selain itu, review Cochrane menyimpulkan bahwa mengonsumsi "zinc (baik dalam bentuk tablet hisap ataupun sirup) bermanfaat dalam mengurangi durasi dan tingkat keparahan pilek pada orang sehat, ketika dikonsumsi dalam kurun waktu 24 jam dari timbulnya gejala."

Penyembuhan Luka

Zinc juga diketahui melindungi kulit dan membran mukosa. Dokter sering menggunakan suplemen zinc untuk mengobati ulkus kulit.

Mencegah Degenerasi Makula Terkait Usia

Degenerasi makula adalah suatu keadaan dimanamakula mengalami kemunduran/ perubahan sehingga terjadi penurunan ketajaman penglihatan dan kemungkinan akan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan sentral.

Zinc mencegah kerusakan sel dalam retina, yang membantu dalam menunda perkembangan degenerasi makula dan kehilangan penglihatan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Ophthalmology.

Manfaat Lain

Zinc juga mungkin efektif untuk pengobatan:
  • Jerawat - Satu studi, diterbitkan dalam JAMA, menunjukkan hasil yang menjanjikan dari zinc sulfat untuk pengobatan jerawat.
  • Gangguan Hiperaktivitas dan Defisit Perhatian (GHDP)
  • Osteoporosis
  • Mencegah dan mengobati pneumonia

Sumber Zinc

Zinc terdapat dalam berbagai makanan sehari-hari. Makanan dengan kandungan Zinc tertinggi adalah:
  • Tiram
  • Gandum
  • Daging sapi panggang
  • Biji labu
  • Biji Squash
  • Kuaci
  • Coklat hitam
  • Daging domba
  • Kacang tanah
  • Kepiting

Suplemen zinc juga tersedia dalam bentuk kapsul dan tablet. Namun, orang yang sehat disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 20 mg zinc per hari.

Defisiensi Zinc

Defisiensi zinc biasanya disebabkan oleh asupan makanan yang tidak mencukupi. Namun, mungkin juga karena malabsorbsi dan penyakit kronis seperti diabetes, keganasan (kanker), penyakit hati,  dan penyakit sel sabit.
Tanda-tanda kekurangan zinc meliputi:
  • Kehilangan nafsu makan
  • Impoten
  • Depresi
  • Perubahan kognisi
  • Diare
  • Rambut rontok

Para ahli percaya bahwa sekitar dua miliar orang di seluruh dunia memiliki pola makan yang rendah zinc.

Sumber : info-kes.com

Saturday, 7 March 2015

Ekstrak Propolis Tingkatkan Trombosit Saat Sakit DBD

Ada banyak obat-obatan herbal yang dipercaya bisa meningkatkan kadar tromobosit yang rendah atau kurang dari 100.000 per mikroliter pada pasien demam berdarah dengue (DBD). Salah satu yang sudah dibuktikan lewat penelitian adalah ekstrak propolis.




Propolis adalah bahan perekat yang dikumpulkan dari getah tumbuhan yang dicampur dengan air liur lebah madu. Kandungan di dalam propolis antara lain Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE) yang berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan.

Penelitian yang dilakukan terhadap 63 pasien DBD di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta menunjukkan, pemberian ekstrak propolis membantu meningkatkan jumlah trombosit dan mempercepat penyembuhan.

“Obat ini dijadikan sebagai terapi tambahan dalam pengobatan pasien DBD. Adapun variabel yang diselidiki yaitu penanda anti-inflamasi, tingkat trombosit, leukosit, hematokrit, dan suhu tubuh,” kata Kasub SMF/Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi Departemen Penyakit Dalam, Letnan Kolonel Ckm Dr. Soroy Lardo, Sp.PD, dalam acara paparan hasil penelitian uji klinis ekstrak propolis di Jakarta (5/3/15).

Selain Soroy, penelitian ini juga dilakukan oleh tim peneliti RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta yang terdiri dari Kolonel Ckm Dr. Djoko Wibisono, SpPD, Letnal Kolonerl Cfm Dr. Bagus Sulistyo Budhi, Sp.KJ, dan dokter asisten dr. Yongkie Iswandi Purnama.

Dalam penelitian, para responden dibagi menjadi dua kelompok, yang pertama mendapatkan ekstrak propolis propoelix 200 berbentuk kapsul dan kelompok kedua diberi plasebo (obat yang tidak memiliki zat aktif dan tidak memiliki efek apapun).

Hasilnya, 31 pasien yang meminum ekstrak propolis menunjukkan pemulihan lebih cepat pada hari ke-3 dan secara statistik lebih signifikan pada hari ke-6 dan ke-7, khususnya pada jumlah trombosit. Mereka yang meminum ekstrak propolis memiliki masa rawat inap lebih singkat di rumah sakit daripada yang berada di kelompok plasebo,” jelas Soroy.

Secara umum, pasien yang menerima ekstrak propolis memang menjalani rawat inap sekitar satu sampai dua hari lebih singkat. "Berbeda sehari dengan yang kelompok plasebo, tapi secara statistik itu bermakna," katanya.

Ditegaskan oleh Djoko Wibisono, ekstrak propolis digunakan sebagai terapi tambahan, bukan obat. "Yang utama tetap monitoring, terutama monitoring cairan pasien. Di sini kami akan menggunakan ekstrak propolis sebagai terapi tambahan, tapi tetap dengan persetujuan pasien," katanya.

Hasil penelitian ini juga telah dipublikasikan dalam jurnal Dove Medical Press, sebuah open access peer-review jurnal dan PubMed Central

sumber : kompas.com